Bertempat di Istana Kepresidenan Cotroceni, Bucharest, pada tanggal 12 April 2010 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Romania, Yang Mulia Ibu Marianna Sutadi telah menyerahkan Surat-surat Kepercayaan (Letter of Credentials) kepada Presiden Romania, Yang Mulia Traian Basescu.
Penyerahan Surat-surat Kepercayaan tersebut menandai dapat dimulainya aktivitas penuh Duta Besar Marianna Sutadi di Romania. Setelah menyerahkan Surat Kepercayaan, keduanya mengadakan pembicaraan bilateral dalam suasana yang hangat dan bersahabat. Duta Besar Marianna Sutadi menyampaikan salam hangat Presiden RI, dan sebaliknya Presiden Romania menyampaikan salam hangatnya kepada Presiden RI.
Salah satu topik yang menonjol dalam pembicaraan adalah mengenai kasus warga negara Romania yang tertangkap di Indonesia, Nicolae Popa, atas permintaan Interpol karena terlibat kasus penipuan di Romania. Duta Besar Marianna Sutadi menekankan bahwa Pemerintah Republik Indonesia memiliki komitmen yang kuat untuk melakukan penegakkan hukum, memerangi segala bentuk tindak kriminal lintas batas negara, termasuk kejahatan kerah putih. Duta Besar Marianna Sutadi juga menjelaskan kepada Presiden Basescu bahwa Pemerintah RI telah menerima surat permohonan ekstradisi Nicolae Popa oleh Pemerintah Romania, dan permohonan tersebut kini tengah diproses menurut ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
Pemerintah Indonesia dan Romania belum memiliki perjanjian ekstradisi, oleh sebab itu proses ekstradisi Nicolae Popa mengacu pada Undang-Undang No. 1 Tahun 1979 tentang Ekstradisi. Sesuai UU tersebut, ekstradisi dapat dilakukan demi hubungan baik kedua negara dan keputusan akan berada di tangan Presiden RI. Apalagi kejahatan yang dilakukan Popa merupakan kejahatan yang juga dapat dihukum menurut UU di Indonesia.
Selain masalah Popa, Duta Besar Marianna Sutadi dan Presiden Traian Basescu juga membahas upaya-upaya peningkatan hubungan bilateral RI-Romania, perkembangan domestik kedua negara, serta perkembangan regional maupun internasional.
Duta Besar Marianna Sutadi merupakan Duta Besar RI untuk Romania yang ke-14. Beliau sebelumnya menjabat sebagai Wakil Mahkamah Agung bidang Yudisial. Duta Besar RI untuk Romania sebelumnya adalah Ibu Nuni Turnijati Djoko (2004-2007). Hubungan diplomatik RI-Romania telah berlangsung 60 tahun sejak 20 Februari 1950. Pada tahun 1961 Indonesia membuka perwakilan diplomatik di Bucharest, dengan Duta Besar pertama Bapak Soekrisno. Kunjungan kenegaraan Presiden RI ke Romania terakhir dilakukan oleh Ibu Megawati Soekarnoputri di tahun 2003, dan kunjungan balasan telah dilakukan oleh Presiden Romania Ion Iliescu ke Jakarta tahun 2004.
Bucharest, 12 April 2010
Fungsi Pensosbud - KBRI Bucharest
infos1@indonezia.ro.